Momen di Bandara Jadi Salah Satu Bukti Sarwendah Tak Pernah Halangi Ruben Onsu Temui Anak

5 hours ago 5

Jakarta -

Perselisihan antara Sarwendah dan Ruben Onsu terkait pola pengasuhan anak kini memasuki babak yang semakin serius.

Setelah kedua pihak sama-sama membawa persoalan tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kubu Sarwendah memastikan tidak akan tinggal diam menghadapi berbagai tuduhan yang dilayangkan mantan suaminya.

Sorotan publik belakangan tertuju pada isu yang menyebut Sarwendah mempersulit Ruben Onsu untuk bertemu dengan kedua putri mereka, Thalia dan Thania.

Tuduhan tersebut menjadi salah satu poin yang ikut dibahas dalam laporan yang diajukan ke KPAI.


Menanggapi hal itu, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai bukti untuk memberikan penjelasan secara lengkap kepada lembaga terkait.

Bukti-bukti tersebut disebut akan digunakan untuk menjawab seluruh tuduhan yang diarahkan kepada kliennya.

"Atas laporan yang kami lakukan dan terkait laporan yang mereka lakukan semuanya, akan kami siapkan seluruh bukti untuk memberikan penjelasan sejelas-jelasnya," kata Chris Sam Siwu kepada detikcom, Rabu (24/6/2026).

Pihak Sarwendah mengaku menghormati langkah Ruben Onsu yang memilih menempuh jalur konsultasi melalui lembaga negara.

Meski demikian, mereka menilai penting untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar agar tidak terbentuk persepsi yang hanya berasal dari satu pihak.

Salah satu tudingan yang paling disorot adalah dugaan pembatasan akses Ruben terhadap anak-anaknya. Chris Sam Siwu menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang mereka miliki.

Menurutnya, persoalan yang terjadi bukanlah upaya menghalangi pertemuan antara ayah dan anak, melainkan lebih kepada komunikasi yang belum berjalan secara selaras antara kedua orang tua.

"Terkait isu mempersulit RO ketemu anak saya bantah keras. Bahwa tidak pernah, klien kami mempersulit RO ketemu anak, yang terjadi adalah komunikasi belum pas saja antara ibu dan bapaknya," tegas Chris Sam Siwu.

Sebagai salah satu contoh, pihak Sarwendah menyinggung momen pertemuan Ruben Onsu dengan Thalia dan Thania di bandara yang sempat menjadi perhatian publik.

Peristiwa tersebut disebut justru menunjukkan bahwa Sarwendah tidak pernah menghalangi hubungan anak-anaknya dengan sang ayah.

Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa saat itu Thalia dan Thania baru saja pulang dari luar negeri.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Ruben Onsu bersiap berangkat menjalankan ibadah umrah. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan agar ayah dan anak bisa bertemu sebelum berpisah untuk sementara waktu.

"Tadi malam teman-teman melihat juga apa yang terjadi? Yang terjadi, bahwa Wendah ketemu dengan anak-anak ketemu dengan RO ya di bandara itu kalau gak salah kebetulan dari luar negeri anak-anak Ruben juga mau berangkat jadi itu ketemu dan dipertemukan," beber Chris Sam Siwu.

Menurutnya, Sarwendah sebenarnya bisa langsung membawa anak-anak pulang setelah tiba di Indonesia.

Namun, mantan personel Cherrybelle itu memilih menunggu agar kedua putrinya memiliki kesempatan untuk berpamitan dan menghabiskan waktu sejenak bersama Ruben sebelum berangkat ke Tanah Suci.

"Sebenarnya sudah pulang lebih duluan, tapi ditunggulah sama Wendah untuk bisa ketemu anak-anak artinya tidak ada masalah dengan pertemuan," jelasnya.

Pihak Sarwendah juga menegaskan bahwa berakhirnya hubungan suami istri tidak menghapus tanggung jawab dan peran sebagai orang tua.

Karena itu, mereka membantah keras anggapan bahwa Sarwendah berusaha membatasi kedekatan Ruben dengan anak-anaknya.

Chris Sam Siwu menilai setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Hak tersebut, menurutnya, tidak bisa digantikan oleh siapa pun.

"Hak anak untuk bertemu dengan kedua orang tuanya itu, hak mutlak lah ya dan juga ada orang lain yang bisa menggantikan peran ayah ataupun peran ibu kandung," pungkasnya.

Perseteruan yang kini menjadi perhatian publik itu diharapkan dapat menemukan titik temu melalui proses yang sedang berjalan di KPAI.

Sarwendah berharap seluruh bukti dan keterangan yang disampaikan kedua pihak dapat dinilai secara objektif sehingga menghasilkan solusi terbaik, terutama bagi masa depan Thalia dan Thania.

Fokus utama yang ingin diperjuangkan, kata pihak Sarwendah, bukanlah memenangkan perselisihan, melainkan memastikan setiap keputusan yang diambil tetap menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |