Jakarta -
Ratusan ARMY berbondong-bondong turun ke jalan di Santiago, Cili, pada Minggu (6/7) untuk memprotes keputusan pemerintah Cili yang membatalkan konser boy group BTS.
Korea Herald melaporkan bahwa aksi tersebut diikuti oleh ratusan ARMY yang mengenakan pakaian ungu, membawa balon ungu, serta mengangkat berbagai poster bertuliskan dukungan agar konser BTS tetap digelar di Cili.
Massa tersebut melakukan long march menuju Istana Kepresidenan La Moneda Palace sambil menyanyikan lagu-lagu BTS, serta dengan kompak menyatakan penolakan mereka terhadap pembatalan konser grup tersebut.
BTS sendiri sebelumnya dijadwalkan untuk menggelar konser yang merupakan bagian dari tur dunia mereka, Arirang, pada 14, 16, dan 17 Oktober 2026 di Cili, tepatnya di Estadio Nacional Julio Martínez Pradanos alias Stadium Nasional Cili.
Pada awalnya, jadwal konser BTS di Cili hanya terdiri atas dua tanggal, yakni 16 dan 17 Oktober. Namun, promotor menambahkan satu pertunjukan pada 14 Oktober setelah tiket untuk dua jadwal pertama habis terjual dalam waktu singkat.
Setiap konser kemudian diprediksi akan dihadiri lebih dari 48 ribu penonton, tetapi Pemerintah Cili belum lama ini mengumumkan keputusan untuk membatalkan konser grup asal Korea Selatan itu.
Meski demikian, pemerintah setempat tak menyebut bahwa pembatalan itu dilakukan secara permanen. Namun, hingga saat ini belum ada lokasi alternatif di Santiago atau kota terdekat yang mampu menampung puluhan ribu penonton.
Menteri Olahraga Cili, Natalia Duco, mengungkapkan bahwa pemerintah masih membuka peluang konser tetap digelar jika ada lokasi yang tersedia dan memenuhi syarat. Keputusan untuk membatalkan konser BTS sendiri dilakukan karena alasan teknis.
Menurut Institut Olahraga Nasional Cili selaku pengelola Stadium Nasional, panggung konser BTS yang menggunakan konsep 360 derajat diperkirakan akan memberikan beban sebesar 600 ton di atas lapangan.
Beban ini kemudian dikhawatirkan bisa merusak permukaan lapangan serta mengganggu pelaksanaan berbagai agenda olahraga usai konser tersebut.
Pemerintah juga menyoroti promotor konser, DG Medios yang disebut menjual tiket sebelum mendapatkan persetujuan resmi untuk penggunaan stadium tersebut.
Setelah diumumkan batal, hingga saat ini belum ada lokasi atau jadwal pengganti untuk tiga konser BTS di Cili.
(asw/and)
Loading ...

9 hours ago
5
















































