Mario G Klau dan Juan Reza Kompak Sindir Hubungan Toxic di Lagu Otak di Mana

8 hours ago 3

Jakarta -

Mario G Klau kembali menyapa penikmat musik Tanah Air dengan karya terbarunya. Musisi asal Maumere, Nusa Tenggara Timur, itu resmi merilis single berjudul Otak di Mana yang dibawakan bersama Juan Reza di bawah naungan Megah Music.

Berbeda dari beberapa lagu sebelumnya, proses pengerjaan lagu ini memakan waktu lebih lama. Mario mengaku membutuhkan sekitar tiga bulan untuk menyelesaikan proyek tersebut karena ingin seluruh konsep dipersiapkan secara matang sejak awal.

"Setelah ditulis dan beres dikulik, aku tinggal lanjutkan langkah berikutnya, yaitu rekaman," ujar Mario.

Meski mengangkat tema hubungan asmara yang rumit, Mario menegaskan bahwa lagu ini bukan berasal dari pengalaman pribadinya. Inspirasi justru datang dari berbagai cerita yang sering ia temui di media sosial, terutama TikTok.


"Single ini muncul karena terinspirasi fenomena dan cerita-cerita yang ramai muncul di media sosial, khususnya TikTok. Menurutku, lagu ini menghadirkan pesan kalau mau nakal atau mau jahatin satu orang dalam suatu hubungan, lebih baik pikir-pikir dulu. Bisa jadi, dia lebih jahat dari kita," kata Mario.

Lagu Otak di Mana hadir dengan lirik yang lugas, satir, dan penuh sindiran. Karakter tersebut memang sengaja dipertahankan Mario karena dianggap merepresentasikan gaya komunikasi khas masyarakat Indonesia Timur yang dikenal berani dan apa adanya.

"Indonesia Timur itu identik dengan ucapan yang berani, frontal, dan penuh punchline. Hal ini justru yang menjadi ciri khas musik kami. Jadi, kalau membuat lagu yang 'rapi atau sopan', tidak menggambarkan karakter kami," jelasnya.

Untuk memperkuat warna lagu tersebut, Mario menggandeng Juan Reza sebagai rekan kolaborasi. Menurutnya, karakter vokal dan energi Juan sangat cocok dengan nuansa ceria sekaligus nyeleneh yang ingin ditampilkan dalam lagu ini.

Tak hanya berhenti di Otak di Mana, Mario juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah menyiapkan rangkaian karya baru dalam sebuah proyek bertajuk Projek Timuran. Masih akan ada empat lagu lagi yang dirilis dalam waktu mendatang.

"Setelah ini, masih akan ada empat lagu baru yang merupakan bagian dari Projek Timuran. Tapi, genrenya tentu nggak melulu upbeat. Mungkin, yang berikutnya akan lebih santai," ungkap Mario.

Meski membawa pesan yang cukup dalam tentang hubungan yang tidak sehat dan permainan perasaan, lagu ini dikemas dengan musik yang energik dan mudah dinikmati. Mario berharap Otak di Mana bisa menjadi lagu yang dekat dengan budaya media sosial saat ini, termasuk tren dance challenge dan video pendek yang banyak beredar di TikTok.

"Aku ingin lagu ini bisa diterima teman-teman TikToker, Clipper, teman-teman dancer, dan semua yang suka bikin velocity-velocity gitu. 'Otak di Mana' juga paling pas dinikmati ramai-ramai karena meski ceritanya miris, tapi musiknya enak buat dipakai joget sehingga terasa fun," tuturnya.

Dengan perpaduan lirik tajam, irama upbeat, dan sentuhan khas Indonesia Timur, Otak di Mana menjadi warna baru dalam perjalanan musik Mario G Klau. Single tersebut kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |