Jakarta -
Keputusan Pangeran George untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah akhirnya terungkap. Putra sulung pasangan Prince William dan Catherine, Princess of Wales itu dipastikan akan bersekolah di Eton College mulai September 2026.
Kabar tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai pilihan sekolah calon pewaris takhta Inggris itu. George yang akan berusia 13 tahun pada Juli mendatang diketahui telah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Lambrook School, Berkshire. Keputusan memilih Eton College membuatnya mengikuti jejak sang ayah yang juga pernah mengenyam pendidikan di sekolah bergengsi tersebut.
Sebagai anak tertua William dan Kate, George saat ini menempati urutan kedua dalam garis suksesi Kerajaan Inggris setelah ayahnya. Hal tersebut yang membuat setiap langkah yang diambilnya, termasuk urusan pendidikan, selalu menjadi perhatian publik dan media internasional.
Sorotan terbesar datang dari biaya pendidikan yang harus dibayarkan untuk bersekolah di Eton College. Sekolah khusus laki-laki yang berdiri sejak tahun 1440 itu mematok biaya sekitar 63.000 pound sterling atau setara Rp1,4 miliar per tahun. Nominal tersebut bahkan belum termasuk sejumlah biaya tambahan dan dampak kebijakan pajak pertambahan nilai (VAT) yang kini dikenakan kepada sekolah swasta di Inggris.
Bila dihitung, Kerajaan Inggris menghabiskan biaya per bulannya hingga ratusan juta rupiah untuk biaya sekolah pangeran muda tersebut. Bagi masyarakat umum, biaya itu setara dengan harga sebuah rumah mewah atau beberapa unit apartemen di sejumlah kota besar. Tak heran jika kabar sekolah baru George langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial.
Bukan tanpa alasan Eton College mematok biaya fantastis. Sekolah yang berlokasi di Berkshire, Inggris, itu dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan paling prestisius di dunia. Selama hampir enam abad, Eton telah melahirkan banyak tokoh penting Inggris, termasuk 20 perdana menteri. Nama-nama besar seperti David Cameron dan Boris Johnson tercatat sebagai alumninya.
Keluarga kerajaan juga memiliki hubungan panjang dengan sekolah tersebut. Selain William, adiknya, Prince Harry, serta sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya pernah menempuh pendidikan di sana. Dengan masuknya George, tradisi keluarga kerajaan Inggris di Eton pun kembali berlanjut.
Fasilitas yang ditawarkan Eton College juga tak main-main. Sekolah ini memiliki 25 rumah asrama yang masing-masing dihuni sekitar 55 siswa dan diawasi staf khusus yang dipimpin seorang house master. Berdasarkan keterangan Good Schools Guide, setiap siswa mendapatkan kamar pribadi, sesuatu yang jarang ditemukan di banyak sekolah asrama lainnya. Selain itu, Eton memiliki area kampus luas dengan fasilitas akademik, olahraga, dan seni yang lengkap.
"Sebagian besar anak laki-laki berusia 13 tahun belum mengetahui seperti apa masa depan mereka. Namun, Pangeran George menghadapi masa depan yang sangat berbeda," kata Sanderson seperti dikutip BBC.
Meski begitu, keputusan tersebut juga memicu perdebatan. Sejumlah politisi dan pengguna media sosial mempertanyakan mengapa keluarga kerajaan tidak memilih sekolah negeri. Mereka menilai calon raja masa depan seharusnya merasakan sistem pendidikan yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Di sisi lain, banyak pihak membela keputusan itu dengan alasan faktor keamanan dan privasi George yang dinilai sulit dipenuhi oleh sekolah negeri.
(dis/fik)
Loading ...

5 hours ago
1
















































