Surya, Putra Ray Sahetapy Ungkap Pengalaman jadi Dosen di Amerika

17 hours ago 5

Surya Sahetapy Surya, Putra Ray Sahetapy Ungkap Pengalaman jadi Dosen di Amerika / Foto: Ahsan/detikHOT

Jakarta, Insertlive -

Surya Sahetapy, putra mendiang Ray Sahetapy saat ini tengah menjadi dosen di Amerika. Ia pun berbagi pengalaman dalam mengajar mahasiswa yang tidak seperti biasanya.

Selama menjadi dosen di Amerika, Surya Sahetapy mengajar linguistik bahasa isyarat serta sejarah dan budaya tuli. Pelajaran tersebut diajarkan surya kepada mahasiswa dengan berbagai belakang seperti, tuli maupun yang masih bisa mendengar.

"Saya (sebagai dosen di Amerika) mengajarkan linguistik bahasa isyarat dan juga sejarah tuli, budaya, jadi mahasiswanya semua tercampur, antara orang dengar dan tuli, tapi mereka sudah terbiasa dengan orang-orang tuli karena sejak SMA sudah beberapa kali ketemu," ucap Surya Sahetapy ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4).


Walaupun begitu, Surya merasa amat bersyukur ia tinggal di kota yang memiliki populasi orang tuli cukup banyak.

"Saya beruntung karena saya tinggal di Rochester, di New York, cukup dekat dengan Kanada. Total 70 ribu tuli tinggal di sana, orang dengarnya juga sudah terbiasa ketemu sama orang-orang tuli di restoran dan biasa komunikasi," tuturnya.

Surya pun berharap di Indonesia semakin banyak perguruan tinggi yang menawarkan mata kuliah bahasa isyarat.

"Mudah-mudahan Indonesia bisa mulai seperti itu, karena ada mata kuliah isyarat di Indonesia memang ada, tapi hanya satu universitas lagi, tapi mudah-mudahan SDM di Indonesia bisa bertambah lagi lebih banyak," ujarnya.

Putra mendiang Ray Sahetapy itu juga mengungkapkan bahwa ia akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3. Hal tersebut dilakukannya guna ingin membuktikan bahwa penyandang disabilitas tuli mampu berkontribusi di dunia pendidikan.


"Saya rencananya mau lanjut S3, ingin menunjukkan bahwa tuli itu bisa berkarya di dunia akademis. Jadi kesempatan untuk teman-teman tuli, jadi suritauladan juga buat teman-teman tuli di Indonesia," pungkasnya.

(kpr/kpr)

Tonton juga video berikut:

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |