Jakarta -
Rahadian Marga Saputra, pria yang tampil mengenakan kebaya dalam acara kirab malam satu Suro di Surakarta pada Selasa (16/6) malam akhirnya muncul ke publik mengutarakan permintaan maaf. Dalam video permintaan maafnya, Rahadian mengakui kesalahannya dalam berpakaian saat menghadiri acara sakral tersebut.
Ia mengaku mengenakan kebaya tersebut atas kesadaran dan kemauannya sendiri. Rahadian juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak Pura Mangkunegaran, budayawan, serta masyarakat dan siap bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukannya ini.
"Saya Rahadian Marga Saputra, saya mengakui sepenuhnya kesalahan saya dalam mengenakan busana wanita pada acara sakral Mangkunegaran beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut saya ambil dengan kesadaran dan kehendak saya sendiri oleh karena itu tanggung jawab atas tindakan tersebut sepenuhnya berada pada saya," ucap Rahadian Marga Saputra.
"Saya menyadari tindakan saya tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman dan penghormatan terhadap nilai adat dan budaya. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga Mangkunegaran, para budayawan, masyarakat Jawa dan masyarakat Indonesia yang merasa kecewa dan tersinggung terhadap tindakan saya," sambungnya.
Rahadian mengungkapkan dirinya sempat merenungkan perbuatannya. Ia juga membaca dan menerima seluruh kritik serta saran yang dituliskan netizen di media sosial. Usai perenungan ini, Rahadian berharap keluarga Mangkunegaran dapat memaafkan dirinya.
"Beberapa waktu terakhir ini saya meluangkan waktu untuk refleksi diri mendengarkan masukan dan memahami perspektif yang diberikan dari masyarakat. Kritik dan saran yang diberikan akan saya jadikan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan saya juga berjanji untuk tidak melakukan dan mengulangi hal ini lagi," tutur Rahadian.
"Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar Mangkunegaran dan seluruh masyarakat yang berdampak atas tindakan saya ini dan juga saya ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengingatkan dan memberikan saya kesempatan untuk belajar dari kesalahan ini," pungkasnya.
Permintaan maaf Rahadian itu pun ditanggapi oleh Abdul Latif Bahagia, yang merupakan salah satu trah keluarga Mangkunegaran. Abdul Latif meminta agar Rahadian meminta maaf secara langsung kepada Kanjeng Gusti dan Gusti-gusti lainnya.
Tak hanya itu, Ia juga meminta agar Rahadian ziarah ke makam leluhur untuk meminta maaf secara langsung. Abdul Latif juga dengan tegas meminta agar Rahadian tidak lagi datang atau ikut serta dalam acara Mangkunegaran.
"Mas, mau dengar masukan kan? Ajak teman-temannya minta maaf sama Kanjeng Gusti dan Gusti-Gusti. Cium tangannya juga ke makam leluhur kami k Mangadeg, Girilayu, dan Astana Oetara. Kami aja keluarga Mangkunegaran sejak kecil diajari nggak ada salah aja harus menyembah kepada mereka, jalan jongkok, sungkem di Mangkunegaran. Itu sebagai tanda respek kepada Institusi Mangkunegaran. Dan jangan pernah datang lagi ke acara keluarga kami! Jika sudah dilakukan kami maafkan. Terima kasih," tuturnya.
(kpr/and)
Loading ...

4 hours ago
1
















































