Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan Seksual Sesama Jenis

10 hours ago 13

Jakarta -

Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry akhirnya buka suara terkait tudingan pelecehan seksual sesama jenis yang menyeret namanya. Lewat unggahan video di Instagram pribadinya, ia memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut.

Syekh Ahmad Al Misry menegaskan bahwa ia sudah berada di luar negeri saat peristiwa yang dituduhkan ramai jadi sorotan publik. Ia membantah tudingan yang menyebut dirinya dengan sengaja kabur dari pemeriksaan ke luar negeri.

Ia menjelaskan bahwa alasan dirinya kini berada di luar negeri adalah untuk menemani sang ibu berobat. Panggilan pemeriksaan dari kepolisian pun baru ia terima 15 hari setelah ia berada di Mesir.

"Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026, saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026." Beber Syekh Ahmad Al Misry, dikutip Kamis (23/4).


"Saya mendapatkan panggilan kepolisian pada tanggal 30 Maret 2026, maka panggilan kepolisian datang sesudah saya berada di Mesir kurang lebih sekitar 15 hari," lanjutnya.

Meski berada di Mesir, ia mengaku tetap berupaya kooperatif dengan memberikan kesaksian kepada pihak berwajib. Meski dituding sebagai pelaku, pendakwah itu menegaskan bahwa statusnya dalam kasus pelecehan tersebut adalah sebagai saksi.

"Alhamdulillah saya panggilan kepolisian ini sebagai saksi dan bukan sebagai tersangka sebagaimana dibayangkan atau disebarluaskan oleh banyak orang," tegas Syekh Ahmad Al Misry.

Pada video yang sama, sang pendakwah juga dengan tegas membantah tuduhan yang menyebut dirinya telah melakukan pelecehan seksual terhadap santri. Ia menyebut tuduhan itu tidak berdasar dan tidak sesuai fakta yang ada.

[Gambas:Instagram]

Seluruh bukti yang berkaitan dengan tudingan tersebut telah diserahkan Syekh Ahmad Al Misry kepada kuasa hukumnya untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya, maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang dan juga ada saksi-saksinya," ujar Syekh Ahmad Al Misry.

Hal ini menjadi bukti komitmen sang pendakwah untuk mengikuti proses hukum yang ada sekaligus berupaya meluruskan fakta yang sebenarnya. Syekh Ahmad Al Misry kemudian meminta agar publik bisa memilah informasi yang benar terkait dirinya.

Ia kemudian menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang mengaku mengenalnya tetapi justru menyebarkan informasi yang tidak benar. Proses penyelidikan terhadap isu pelecehan ini pun masih dalam proses penyelidikan.

"Disayangkan banyak dai-dai yang menyebarkan fitnah-fitnah tersebut tanpa tabayyun kepada saya, padahal nomor kontak saya ada sama mereka," pungkasnya.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |