Terungkap Penyebab Taksi Listrik Berhenti di Perlintasan Kereta Bekasi Timur

1 hour ago 3

Jakarta -

Taksi Green SM diduga menjadi awal terjadinya kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur.

Taksi listrik tersebut mendadak berhenti di tengah perlintasan kereta api Bekasi Timur, hingga membuat KRL dari arah Cikarang menuju Jakarta menabrak.

Karena kejadian kecelakaan itu, KRL Commuter Line Cikarang yang seharusnya berangkat dari Stasiun Bekasi Timur langsung berhenti usai mendapatkan sinyal kecelakaan. Tabrakan itu pun disebut menimbulkan gangguan sinyal perjalanan kereta api.

Akibatnya, KA Argo Bromo Anggrek yang tidak mendapatkan sinyal kecelakaan langsung menghantam KRL Cikarang yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Lokomotif pun menabrak gerbong wanita di bagian belakang KRL.


Serangkaian kecelakaan itu membuat masyarakat langsung menyoroti taksi listrik yang dituding menerobos perlintasan kereta. Pihak kepolisian pun mengungkapkan penyebab taksi Green SM itu berhenti hingga tabrakan maut terjadi.

"Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik. Di mana tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan Ampera, perlintasan rel kereta api di Ampera," ucap Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe pada Selasa (28/4) dalam laporan dari detikcom.

Palang kereta yang ada di lokasi taksi berhenti dibuat swadaya oleh masyarakat. Kecelakaan itu menyebabkan kerugian material dan mengganggu perjalanan KRL dan kereta jarak jauh lainnya.

"Kita tidak bisa katakan ini menerobos karena di perlintasan ini tidak ada palang pintu kereta api seperti yang kita lihat di sana. Palang pintu dibuat oleh masyarakat secara swadaya, budi baik dari para masyarakat di sini untuk mendukung keselamatan," kata dia.

"Ini yang nanti akan kita koordinasikan dengan PT KAI ya. Artinya di beberapa tempat memang palang pintu kereta api itu betul-betul krusial sifatnya," lanjutnya.

Sopir taksi listrik Green SM diketahui selamat dari kejadian tersebut. Ia juga sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk diperiksa.

Sementara itu Green SM sudah buka suara dan memberikan pernyataan atas kejadian ini. Perusahaan itu akan kooperatif untuk melakukan investigasi oleh pihak kepolisian. Mereka juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas kejadian ini.

"Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang. Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi," tulis Green SM dalam akun Instagram resminya.

"Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman. Keselamatan dan transparansi tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang ketat guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat," sambung Green SM.

(agn/dia)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |