Makassartoday.com, Makassar – Memasuki pengujung bulan, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait prospek cuaca. Masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diimbau untuk mewaspadai peningkatan curah hujan yang berpotensi memicu cuaca ekstrem pada akhir Februari 2026.
Berdasarkan Analisis Curah Hujan Dasarian II Februari 2026, wilayah Sulsel secara umum mengalami curah hujan dengan intensitas rendah hingga sangat tinggi (0 s.d >300 mm). BMKG mencatat, hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi mayoritas melanda wilayah pesisir barat dan utara Sulawesi Selatan.
“Curah hujan tertinggi pada periode tersebut tercatat di Jagong, Kabupaten Pangkep, yang mencapai angka 379 mm,” tulis laporan resmi BMKG diterima media, Minggu (22/2/2026).
Puncak Hujan di Akhir Bulan
Tren tingginya intensitas hujan ini diprediksi akan terus berlanjut. BMKG memprediksi pada periode 23 – 28 Februari 2026, wilayah Sulawesi Selatan akan mengalami peningkatan intensitas hujan mulai dari sedang hingga sangat lebat. Kondisi ini juga berpotensi disertai dengan kilat/petir dan angin kencang.
Berikut adalah rincian potensi cuaca di Sulsel pada akhir Februari 2026:
- 23 Februari 2026: Hujan Sedang – Lebat
- 24 Februari 2026: Hujan Lebat – Sangat Lebat
- 25 Februari 2026: Hujan Sedang – Lebat
- 26 Februari 2026: Hujan Sedang – Lebat
- 27 Februari 2026: Hujan Lebat – Sangat Lebat
- 28 Februari 2026: Hujan Sedang – Lebat
Melihat tren prediksi di atas, masyarakat diharapkan memberikan perhatian ekstra pada tanggal 24 dan 27 Februari, di mana curah hujan diprediksi mencapai intensitas sangat lebat.
Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Dengan tingginya intensitas curah hujan tersebut, BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat akan potensi bencana hidrometeorologi.
Selama periode cuaca ekstrem ini, rentetan bencana yang sering terjadi dan perlu diwaspadai meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.
Menghadapi potensi tersebut, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan:
- Hati-hati terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.
- Berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
- Tingkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, banjir bandang, pohon tumbang, dan tanah longsor.
- Tetap tenang dan siaga, serta pahami langkah-langkah evakuasi mandiri jika diperlukan sewaktu-waktu.
- Pantau informasi cuaca terkini hanya melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web cuaca.bmkg.go.id, media sosial @bmkgsulsel, atau aplikasi InfoBMKG.
“Kesiapsiagaan hari ini, melindungi keselamatan esok hari,” pesan BMKG menutup laporannya. Masyarakat diharapkan tidak panik, namun tetap mengutamakan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana.
(**)


















































