Jakarta -
Bagi banyak aktor Hollywood, penghargaan bergengsi atau film box office sering menjadi pencapaian terbesar dalam karier mereka.
Namun, Joan Cusack justru memiliki pandangan yang berbeda. Aktris senior yang telah puluhan tahun berkecimpung di industri hiburan itu mengaku ada satu karakter yang menurutnya jauh lebih bermakna dibanding berbagai proyek besar yang pernah ia jalani.
Menariknya, karakter tersebut bukan berasal dari film drama peraih penghargaan atau karya prestisius yang mengantarkannya mendapat nominasi Oscar.
Sosok yang dimaksud adalah Jessie, koboi perempuan pemberani dari waralaba animasi Toy Story.
Setelah lebih dari dua dekade menjadi suara di balik karakter ikonik tersebut, Cusack mengaku peran itu masih memiliki tempat yang sangat spesial di hatinya.
"Ini adalah hal terpenting yang pernah saya lakukan sepanjang hidup saya," ujarnya dalam wawancara dengan ABC.
Pernyataan itu mungkin terdengar mengejutkan mengingat perjalanan karier Joan Cusack dipenuhi berbagai film dan serial terkenal.
Namun, bagi aktris berusia 63 tahun tersebut, kesempatan menjadi bagian dari dunia yang menemani masa kecil jutaan anak di seluruh dunia memiliki makna yang berbeda.
Menurut bintang Shameless itu, karya yang ditujukan untuk anak-anak memiliki dampak besar karena membantu membentuk cara pandang mereka terhadap kehidupan sekaligus menghadirkan hiburan yang positif.
"Itulah yang ditonton anak-anak. Jadi, melakukan sesuatu seperti itu di mana Anda berkontribusi pada dunia mereka adalah hal yang menyenangkan untuk dipikirkan," tambahnya.
Cusack pertama kali bergabung dengan keluarga Toy Story pada 1999 melalui film Toy Story 2.
Saat itu, karakter Jessie langsung mencuri perhatian berkat kepribadiannya yang ceria, berani, dan emosional.
Sejak kemunculan perdananya, Jessie berkembang menjadi salah satu karakter favorit penggemar.
Cusack pun terus dipercaya mengisi suara karakter tersebut dalam Toy Story 3, Toy Story 4, hingga film terbaru Toy Story 5 yang baru dirilis pada 19 Juni 2026.
Menjelang perilisan film terbaru itu, Cusack mengungkapkan bahwa Jessie mengalami perkembangan karakter yang cukup besar dibanding film-film sebelumnya.
Menurutnya, koboi perempuan tersebut kini tampil sebagai sosok pemimpin yang lebih matang dan memiliki lapisan emosi yang lebih dalam.
"Dia tumbuh menjadi seorang pemimpin sejati dalam film ini. Dia pemberani, dia tak kenal takut, dan hal itu menyentuh kedalaman emosional yang agak tak terduga," katanya.
Kembalinya Joan Cusack dalam Toy Story 5 juga menjadi sorotan karena beberapa tahun terakhir ia relatif jarang muncul di hadapan publik.
Setelah terlibat dalam sejumlah proyek pada 2019, aktris tersebut memilih menjauh dari hiruk-pikuk Hollywood dan menjalani kehidupan yang lebih tenang.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Cusack mengaku ingin memberikan perhatian lebih kepada keluarganya, terutama kedua putranya, Dylan John dan Miles, yang ia besarkan bersama sang suami, Richard Burke.
Meski masih mencintai dunia akting, ia merasa kehidupan sederhana bersama keluarga memberikan kebahagiaan yang tidak bisa digantikan oleh sorotan industri hiburan.
"Tapi juga menyenangkan untuk menjalani hidup, membesarkan anak-anak, tinggal di Chicago, dan menjadi orang normal. Itu tak ternilai harganya, jadi begitulah," tuturnya.
Kembalinya Cusack ke dunia Toy Story sekaligus menjadi momen nostalgia bagi para penggemar.
Film terbaru tersebut juga menghadirkan kembali sejumlah pengisi suara legendaris, termasuk Tom Hanks sebagai Woody dan Tim Allen sebagai Buzz Lightyear.
Selain karakter lama, Toy Story 5 juga memperkenalkan beberapa tokoh baru yang disuarakan oleh Greta Lee, Alan Cumming, dan Bad Bunny.
Meski dunia Toy Story terus berkembang dengan karakter dan cerita baru, bagi Joan Cusack, satu hal tidak berubah.
Setelah 27 tahun menjadi Jessie, karakter koboi perempuan itu masih menjadi peran yang paling ia banggakan sepanjang hidup dan kariernya.
(ikh/ikh)
Loading ...

4 hours ago
6
















































