Jakarta -
Bagi banyak musisi, mendapat kesempatan syuting di Istana Versailles mungkin terdengar seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Namun, pengalaman itu justru meninggalkan kesan berbeda bagi Olivia Rodrigo.
Alih-alih hanya terpukau oleh kemegahan bangunan bersejarah tersebut, penyanyi asal Amerika Serikat itu mengaku sempat merasakan suasana yang membuat bulu kuduknya berdiri.
Momen tak terlupakan itu terjadi saat Olivia menjalani proses pengambilan gambar video musik lagu drop dead, single yang membuka era album ketiganya, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love.
Syuting yang berlangsung hingga malam hari membuat pelantun Vampire tersebut merasakan atmosfer yang menurutnya sulit dijelaskan.
Berada di salah satu bangunan paling ikonik dalam sejarah Prancis ternyata memunculkan perasaan ganjil.
Semakin sepi suasana di sekitar lokasi, semakin kuat pula kesan misterius yang ia rasakan selama berada di sana.
"Itu agak sedikit (menakutkan) dan sedikit menyeramkan. Saya bisa dibilang percaya pada hantu, dan saya rasa jika saya menjadi hantu, saya mungkin ingin menghantui aula Versailles," kata Rodrigo di The Capital Evening Show with Jimmy Hill.
Pengakuan itu bukan sekadar candaan. Olivia merasa bangunan yang telah berdiri sejak abad ke-17 tersebut menyimpan begitu banyak kisah masa lalu yang seolah masih meninggalkan jejak hingga sekarang.
Aura sejarah yang kuat membuatnya beberapa kali merasa seperti tidak benar-benar sendirian.
Menurut penyanyi berusia 23 tahun itu, tempat sebesar Versailles memiliki terlalu banyak cerita untuk dianggap sekadar bangunan tua biasa.
Perasaan itulah yang membuat pengalaman syutingnya terasa berbeda dibanding proyek-proyek sebelumnya.
"Saya benar-benar merasakan adanya beberapa roh di sana," imbuhnya.
Meski sempat diliputi rasa merinding, Olivia tetap menganggap kesempatan syuting di Istana Versailles sebagai pengalaman luar biasa dalam kariernya.
Bahkan, ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan izin untuk merekam video musik di situs warisan dunia UNESCO tersebut.
Awalnya, keinginan menggunakan Versailles sebagai latar video musik hanya muncul sebagai angan-angan.
Namun, impian itu akhirnya menjadi kenyataan dan bahkan menjadi salah satu elemen penting dalam visual lagu drop dead.
"Saya tidak percaya mereka mengizinkan saya syuting di sana. Itu benar-benar luar biasa. Awalnya ini hanya seperti mimpi di siang bolong, berpikir 'Oh, sepertinya akan keren jika suatu hari nanti saya bisa pergi dan mengunjungi Versailles,'" tutur Rodrigo.
Pemilihan Istana Versailles sendiri bukan keputusan tanpa alasan. Lokasi tersebut memiliki hubungan langsung dengan lirik lagu drop dead, khususnya pada bagian chorus yang menyebut dinding-dinding Versailles.
Karena itu, kemegahan lorong dan ruangan bersejarah di istana tersebut menjadi bagian penting dalam membangun nuansa dramatis yang ingin ditampilkan Olivia.
Video musik yang dirilis pada April lalu itu memperlihatkan Olivia berjalan menyusuri koridor megah Versailles sambil memainkan gitar.
Visual tersebut sukses memperkuat atmosfer melankolis yang menjadi ciri khas lagu tersebut.
Setelah membuka perjalanan album You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love lewat drop dead, Olivia terus melanjutkan era musik barunya dengan merilis video musik untuk lagu The Cure dan Stupid Song.
Namun, di antara berbagai proyek yang telah dijalaninya, pengalaman semalam di Versailles tampaknya akan menjadi salah satu kisah yang paling sulit ia lupakan.
(ikh/ikh)
Loading ...

6 hours ago
20
















































