Jakarta -
Nama Sarah Sechan belakangan menjadi perbincangan di media sosial. Banyak netizen menyoroti cara bicaranya yang dianggap berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Bahkan, tidak sedikit yang berasumsi Sarah berbicara sambil mengunyah permen karena gerakan mulutnya terlihat tidak biasa.
Setelah berbagai spekulasi bermunculan, Sarah akhirnya memberikan penjelasan langsung mengenai kondisi yang dialaminya.
Dalam tayangan YouTube MIR Productions, presenter berusia 52 tahun itu membantah anggapan bahwa dirinya sengaja berbicara sambil mengunyah sesuatu.
"Kan banyak yang nanya, Sarah sekarang kalau ngomong gini gini. Supaya yang nonton enggak bingung, kok Sarah suka ngemut permen? Enggak," kata Sarah.
Sarah menjelaskan perubahan cara bicaranya ternyata disebabkan oleh kondisi rahang yang bergeser. Masalah tersebut muncul akibat kebiasaannya menggertakkan rahang saat tidur yang sudah berlangsung cukup lama.
"Jadi dari tahun lalu atau dua tahun lalu itu rahang gue geser. Karena gue kalau tidur itu suka ngegerenyeng (menggertakan rahang)," ungkapnya.
Awalnya, Sarah sempat khawatir kondisi tersebut berkaitan dengan gangguan saraf. Kekhawatiran itu membuatnya menjalani berbagai pemeriksaan medis, termasuk MRI.
Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada kerusakan pada saraf maupun jaringan di kepalanya.
"Enggak tahu apa namanya, gue sampai ke dokter saraf, karena gue takut ada apa, MRI, (hasilnya) enggak ada jaringan atau saraf (yang rusak). Ini (rahang) geser karena habit," jelas Sarah.
Akibat posisi rahang yang berubah, susunan gigi Sarah ikut mengalami pergeseran. Kondisi itu membuat lidahnya sering mengenai gigi saat berbicara sehingga menimbulkan kesan seolah-olah ia sedang mengunyah sesuatu.
"Jadi gigi gue itu kegencet yang bagian bawah, jadi yang bawah itu ada yang mundur ke belakang, sehingga membuat gue kagok kalau ngomong karena kena ujung lidah gue. Itu sangat sederhana, segitu aja," tuturnya.
Penjelasan tersebut sekaligus menjawab berbagai komentar netizen yang selama ini mempertanyakan perubahan cara bicaranya.
Sarah mengaku dokter sebenarnya telah menyarankan penggunaan alat khusus saat tidur untuk membantu mengatasi masalah pada rahangnya. Namun hingga kini ia belum konsisten menggunakannya karena merasa tidak nyaman dan kesakitan.
"Gue harusnya pakai braclet kalau tidur cuma modelnya tuh yang ceklek, yang sakit, namanya spring aliner. Cuma kan sakit, jadi gue kan kalau lagi tidur pakai gitu, takut tiba-tiba suami aku mau cium eh kesangkut kawat," ujarnya sambil bercanda.
Sarah kemudian kembali menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mengunyah permen saat tampil di depan publik maupun saat melakukan wawancara.
"No, aku enggak makan permen atau apa, cuma gigiku tuh gitu. Aku tuh enggak mungkin wawancara makan permen, kalau makan leupeut makan siomay iya," katanya.
Selain isu mengunyah permen, Sarah juga mengaku sempat mendengar dugaan bahwa dirinya mengalami stroke. Ia langsung membantah kabar tersebut dan memastikan kondisi kesehatannya baik-baik saja.
"Karena katanya kan 'itu stroke' atau apa, alhamdulillah masih sehat," ujarnya.
Sarah Sechan dikenal sebagai salah satu presenter perempuan paling populer di Indonesia. Kariernya dimulai pada era 1990-an sebagai aktris sinetron sebelum namanya melejit saat menjadi VJ MTV Indonesia.
Popularitasnya terus meningkat hingga dipercaya membawakan berbagai program televisi, termasuk acara talk show yang menggunakan namanya sendiri, yaitu Sarah Sechan.
Berkat kiprahnya di dunia penyiaran, Sarah juga pernah meraih penghargaan Presenter Wanita Terbaik dalam ajang Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2015.
Penjelasan terbaru Sarah akhirnya menjawab rasa penasaran publik. Perubahan cara bicaranya ternyata bukan karena permen, stroke, atau gangguan saraf, melainkan akibat kebiasaan menggertakkan rahang saat tidur yang membuat posisi rahang dan giginya bergeser.
(ikh/and)
Loading ...

4 hours ago
2
















































