Jalan-jalan Pakai Sandal Jepit di Kota Ini Bisa Kena Denda Rp51 Juta

3 hours ago 2

Jakarta -

Liburan identik dengan pakaian santai dan sandal jepit yang nyaman dipakai berjalan-jalan.

Namun, kebiasaan tersebut justru bisa menjadi masalah besar bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Cinque Terre National Park, Italia.

Otoritas taman nasional yang berada di wilayah pesisir Riviera Italia itu kembali menegaskan aturan keselamatan bagi para pengunjung.

Salah satu aturan yang paling menyita perhatian adalah larangan menggunakan sandal jepit saat melintasi jalur pendakian yang tersebar di kawasan wisata tersebut.


Keputusan itu bukan tanpa alasan. Cinque Terre dikenal memiliki jalur trekking dengan medan yang menantang, sempit, dan berada di area tebing yang menghadap langsung ke laut.

Kondisi tersebut membuat penggunaan alas kaki yang tidak sesuai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Aturan mengenai alas kaki sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak 2019. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan setiap tahun, pengelola kawasan wisata kini semakin serius melakukan pengawasan demi menjaga keselamatan pengunjung.

Direktur Taman Nasional Cinque Terre, Patrizio Scarpellini, menjelaskan bahwa medan yang harus dilalui wisatawan tidak bisa disamakan dengan jalur wisata biasa.

"Jalur-jalur ini cukup sulit, bahkan dalam beberapa kasus mirip dengan jalur pendakian gunung," kata Patrizio Scarpellini.

Ia menegaskan bahwa pemilihan alas kaki menjadi faktor penting selama menjelajahi kawasan tersebut.

"Karena itu, sangat penting menggunakan sepatu yang tepat!" tegasnya.

Wisatawan yang tetap nekat menggunakan sandal jepit, sandal bertali, atau alas kaki lain yang dianggap tidak aman saat berada di jalur pendakian dapat dikenakan denda hingga 2.500 euro atau sekitar Rp51 juta.

Langkah tegas tersebut dibarengi dengan berbagai upaya sosialisasi. Pihak pengelola telah memasang papan peringatan di sejumlah titik strategis dan menyertakan informasi aturan keselamatan saat wisatawan membeli tiket secara daring.

Selain memperhatikan jenis alas kaki, pengunjung juga diminta menyesuaikan rute pendakian dengan kemampuan fisik masing-masing.

Persiapan seperti membawa tabir surya, topi, sepatu hiking, makanan, serta perlengkapan pendukung lainnya juga sangat dianjurkan.

Menurut pengelola taman nasional, kebijakan tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

"Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus menjamin keselamatan dengan menghindari persimpangan berbahaya dan kemacetan di jalur yang sempit dan curam," jelas pihak pengelola.

Keindahan desa-desa berwarna-warni yang berdiri di atas tebing serta panorama laut biru memang menjadi daya tarik utama Cinque Terre.

Namun sebelum menikmati pemandangan ikonik tersebut, wisatawan kini harus memastikan satu hal penting, yakni mengenakan alas kaki yang tepat agar liburan tidak berubah menjadi denda puluhan juta rupiah.

(ikh/and)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |