Pemkot Makassar Gandeng Sekolah Swasta, Jamin Akses Pendidikan Gratis bagi Anak Kurang Mampu

12 hours ago 7

Makassartoday.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kecerdasan intelektual generasi muda harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan akhlak yang mulia. Menurutnya, penguatan etika, adab, dan penghormatan kepada orang tua sangat efektif jika dibangun melalui pendidikan berbasis kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Appi ini saat menghadiri kegiatan Celebration 2026 bertema “Symphony of Gratitude, Honoring Alamanda Memories and New Beginnings” yang diselenggarakan oleh Bosowa School Makassar di Hotel Aryaduta, Sabtu (6/6/2026).

“Kita ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki adab dan etika yang baik. Bagaimana mereka menghargai orang yang lebih tua, memahami makna kata ‘tabe’, serta menjaga sopan santun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Munafri.

Evaluasi Kurikulum dan Peran Penting Orang Tua

Periklanan

Ad imageAd image

Politisi Golkar tersebut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan saat ini tengah mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum pendidikan dasar. Fokus utamanya adalah memperkuat pendidikan karakter, budi pekerti, akhlak, serta menambah porsi pembelajaran agama di sekolah.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, mantan CEO PSM ini juga mengingatkan bahwa benteng utama anak berada di tangan orang tua, bukan hanya sekolah.

“Jangan hanya mendidik anak-anak dari sisi kecerdasannya, tetapi bangun juga ketakwaannya. Percuma anak-anak itu pintar kalau adabnya hilang. Ini yang harus kita jaga bersama,” terang Appi.

Ia menambahkan, sekolah hanya berkontribusi sekitar 20 hingga 30 persen dalam pembentukan karakter, sementara porsi terbesar ada di lingkungan keluarga. “Orang tua harus terus belajar memahami dunia anak-anaknya, membangun komunikasi yang baik, serta mengawasi berbagai tantangan di era digital saat ini,” imbuhnya.

Gandeng Sekolah Swasta untuk Kuota Anak Kurang Mampu

Selain fokus pada karakter, Munafri menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di Makassar mendapatkan akses pendidikan layak tanpa terkendala faktor ekonomi. Dalam forum tersebut, ia meminta Bosowa School dan sekolah swasta lainnya menyediakan kuota bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu pada SPMB 2026.

“Saya sudah meminta kepada Bosowa School dan beberapa sekolah swasta lainnya agar menyiapkan beberapa bangku untuk anak-anak yang kurang beruntung. Mereka juga memiliki mimpi yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik,” seru Ketua Golkar Makassar tersebut.

Ia merasa prihatin karena banyak anak berpotensi dari keluarga prasejahtera yang selama ini hanya bisa memandang sekolah unggulan dari luar pagar.

Sebagai solusi konkret pada penerimaan peserta didik baru tahun 2026, Pemkot Makassar telah menyiapkan skema pembiayaan khusus. Siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan difasilitasi untuk bersekolah di sekolah swasta mitra.

“Seluruh proses pembiayaan akan ditanggung pemerintah daerah. Ini bentuk komitmen kami agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama,” jelasnya.

Fokus pada Sektor Layanan Dasar

Di akhir sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat tetap menjadi fokus utama pembangunan Kota Makassar. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memberikan insentif tambahan bagi tenaga pengajar dan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan.

Ia pun berharap Bosowa School terus berkontribusi mencetak lulusan unggul yang membawa manfaat bagi masyarakat luas, serta memberikan pesan penutup yang membakar semangat para siswa.

“Ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari perjalanan baru yang akan menentukan arah hidup dan cita-cita kalian. Teruslah belajar, jaga akhlak, dan jadilah generasi yang cerdas serta berkarakter,” pungkas Munafri.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |