Tren Busana Muslim 2026 yang Lebih Personal dan Berkelanjutan

8 hours ago 10

Makassartoday.com, Bandung – Dunia modest fashion Indonesia kembali menunjukkan taringnya. Memasuki tahun 2026, tren busana muslim tidak lagi sekadar soal menutup aurat, melainkan tentang ekspresi diri, kenyamanan tingkat tinggi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam gelaran terbaru Nooramadan: Cahaya Busana Islami 2026 di Bandung, para desainer sepakat bahwa tahun ini adalah era “Kemewahan yang Bersahaja” (Quiet Luxury). Berikut adalah rangkuman tren utama yang akan mendominasi lemari pakaian Anda tahun ini:

1. Palet Warna: Dari “Cloud Dancer” hingga “Transformative Teal”

Lupakan warna-warna mencolok yang melelahkan mata. Tahun 2026 diprediksi akan didominasi oleh:

Bdengan warna Cloud Dancer (putih lembut)./Foto Gemini
  • Cloud Dancer: Warna putih lembut yang memberikan kesan bersih dan tenang.
  • Transformative Teal: Perpaduan biru gelap dan hijau akuatik yang menyegarkan, mencerminkan keseimbangan antara teknologi dan alam.
  • Earth Tone Modern: Warna-warna seperti sage green, butter yellow, dan terracotta tetap menjadi primadona karena sifatnya yang timeless.

2. Siluet dan Potongan: Serba Longgar dan Multi-Fungsi

Kenyamanan menjadi hukum wajib. Tahun ini, kita akan melihat lebih banyak:

Periklanan

Ad imageAd image

Busana muslim model Gamis Rompi Lepas./Foto Gemini
  • Gamis Rompi Lepas: Memberikan fleksibilitas bagi pemakainya untuk tampil formal dengan rompi atau kasual tanpa luaran.
Hanbok Muslimah, perpaduan gaya tradisional Korea dengan potongan empire waist yang anggun dan santun./Foto: Gemini
  • Hanbok Muslimah: Pengaruh budaya Korea masih kuat, namun diadaptasi dengan potongan empire waist yang anggun dan santun.
  • Setelan Co-ords: Set atasan dan bawahan yang serasi tetap menjadi pilihan praktis untuk mobilitas tinggi namun tetap terlihat rapi.

3. Inovasi Material: “Smart & Sustainable”

Busana muslim yang menggunakan kain serat bambu./Foto Gemini

Dunia fesyen 2026 sangat serius menanggapi isu lingkungan. Penggunaan kain serat bambu, katun organik, dan recycled chiffon mulai jadi standar. Tak hanya itu, muncul pula kain berteknologi anti-UV dan pengatur suhu tubuh yang membuat penggunanya tetap sejuk meski di bawah terik matahari.

4. Tren Pria: Koko Kurta dan Celana Sarung Modern

Busana muslim model Gamis Rompi Lepas./Foto Gemini

Bagi para pria, gaya minimalis tetap memimpin. Baju Koko Kerah Shanghai dengan detail bordir tipis di bagian dada menjadi favorit. Selain itu, penggunaan celana sarung dengan potongan yang lebih slim mulai banyak diminati untuk acara formal keagamaan karena praktis namun tetap menjaga nilai tradisi.

“Fesyen bukan sekadar pakaian. Ia adalah pernyataan identitas dan kebebasan berekspresi,” ujar Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung, saat membuka acara Nooramadan 2026. Dengan Bandung sebagai episentrum, Indonesia optimis menjadi kiblat busana muslim dunia tahun ini.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |