Jakarta -
Karina Ranau, istri mendiang Epy Kusnandar, diduga mengalami kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria di depan warung miliknya.
Ia jatuh tersungkur ke aspal. Benturan itu membuatnya terluka dan merasakan sakit di beberapa bagian tubuh seperti kaki. Karina juga merasakan pusing setelah tubuhnya terjatuh ke jalanan.
"Saya juga syok sampai keliyengan gitu, Mas, sampai nggak tahu yang kebentur itu apa. Sini sakit, kaki sini baret," beber Karina Ranau saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Selasa (16/6).
Selain mengalami luka-luka, Karina juga merasa trauma atas kejadian tersebut. Ia terpukul secara emosional. Terlebih ia kelelahan karena bekerja sejak pagi. Hal itu membuatnya semakin stres.
"Malas saya lihat mukanya, saya masih trauma. Untuk damai rasanya terlalu cepat. Dia bisa nggak menggantikan rasa sakitnya kedua orang tua saya? Kedua orang tua saya yang melahirkan saya yang tidak pernah mereka berbuat kasar gitu. Melihat anaknya yang sudah capek, bekerja banting tulang terus digituin lagi sama orang," ucapnya dalam laporan.
"Karena kan saya stres kemarin, saya nggak bisa mikir, Mas, sudah keliyengan, gelap. Apa yang mereka lakukan kan mereka yang tahu bagaimana tindakan mereka. Pokoknya apa pun kalian ngomong, saya akan belain merekalah," tambah Karina.
Meski tidak terlalu parah, Karina tetap menjalani tindakan medis untuk membuat laporan ke polisi. Ia juga didampingi kepolisian untuk menjalani proses visum di rumah sakit untuk mendapatkan bukti atas tindak kekerasan.
"Saya datang melapor dan memang prosedur di sana kita harus ikutin prosedurnya untuk bikin laporan. Untuk ngebawa orang juga harus ada sesuai BAP-nya, ada bukti visumnya apa segala macam. Jadi sudah sempat ke visum juga diantar sama Bapak Polisinya. Sudah menunggu sampai jam 10 malam itu saya baru selesai," tuturnya.
(agn/and)
Loading ...

10 hours ago
5
















































