Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Jadi yang Terburuk ke-2 di Dunia

13 hours ago 6

Jakarta -

Kualitas udara di Jakarta pada pagi ini, Rabu (17/6) masuk ke dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada 06.00 WIB, air quality index (AQI) atau indeks kualitas udara ada di angka 162.

Sementara konsentrasi partikel halus particulate matter atau PM 2.5 di Jakarta mencapai 71,0 mikrogram per meter kubik. PM 2.5 saat ini 14,2 kali lipat dari pedoman kualitas udara tahunan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Polusi itu terdiri dari partikel halus yang lebih keci dari 2,5 mikron atau sekitar 1/25 diameter rambut manusia. Semakin padat, partikel itu dapat menyerupai kabut atau asap.


Angka PM 2.5 di Jakarta tergolong buruk dan dapat mengganggu kesehatan terutama bagi anak-anak, orang lanjut usia atau lansir hingga masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau kardiovaskular.

Sehingga diimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas outdoor, menggunakan masker saat sedang berada di luar ruangan, menutup jendela untuk menghindari udara kotor dan menyalakan penyaring udara.

Selain itu ada beberapa masalah penyakit yang bisa timbul karena PM 2.5 di Jakarta, sebagai berikut:

  • Sistem pernapasan terganggu
  • Meningkatkan risiko penyakit paru kronis
  • Risiko kanker melonjak 2 kali lipat
  • Memicu peradangan saraf
  • Meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah
  • Memicu ruam dan gatal pada kulit
  • Merusak lapisan air mata

Sementara itu menurut data IQAir, Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia ke-2. Peringkat pertamanya ditempati oleh kota Lahore di Pakistan, dengan AQI sebesar 244. Santiago de chile, Chili ada di posisi ke-3 dengan AQI 165 dan Kinhasa, Kongo, ada di posisi ke-3 dengan AQI 158.

(agn/agn)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |