Perumda Parkir Makassar Targetkan Pemetaan Parkir di 15 Kecamatan Rampung Pekan Ini 

8 hours ago 8

Makassartoday.com, Makassar – Perumda Parkir Makassar Raya terus bergerak cepat menata sistem perparkiran di Kota Daeng. Guna menekan keberadaan juru parkir (jukir) liar yang kerap meresahkan masyarakat, Perumda Parkir mengintensifkan roadshow sosialisasi dan rapat koordinasi di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Kali ini, giliran Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Rappocini yang disasar pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Adi Rasyid Ali, Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto, jajaran direksi, dewan pengawas, serta Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mamajang dan Rappocini bersama para lurah setempat.

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah wilayah adalah kunci utama untuk memberantas pungutan parkir ilegal sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami melihat antusiasme yang sangat besar dari pihak kecamatan dan kelurahan. Banyak kendala di lapangan yang memang membutuhkan kerja sama yang erat. Sinergi ini sangat penting untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah dari sektor parkir,” ujar Andi Ryan.

Periklanan

Ad imageAd image

Bidik Kawasan Usaha dan Ruas Jalan Rawan

Andi Ryan tidak menampik bahwa ketidaksesuaian antara jumlah titik parkir terdaftar dengan kondisi di lapangan masih menjadi tantangan besar, khususnya di Rappocini dan Mamajang.

“Di Rappocini masih ditemukan banyak juru parkir liar, termasuk di sejumlah ruas jalan dan kawasan badan usaha. Mereka melakukan pungutan tanpa legalitas yang jelas,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Perumda Parkir menargetkan pemetaan dan survei persoalan di 15 kecamatan di Makassar bisa rampung dalam pekan ini. Langkah ini akan menjadi fondasi untuk menyusun tindakan teknis di lapangan.

“Setelah roadshow di 15 kecamatan selesai, kami akan menggelar rapat teknis lanjutan untuk membahas langkah-langkah konkret dalam penataan parkir dan penertiban juru parkir liar,” tambahnya.

Berdayakan Warga Lokal & Maksimalkan WhatsApp Lontara+

Langkah proaktif Perumda Parkir ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kecamatan Rappocini. Sekcam Rappocini, Andi Zulfadli, menyambut baik keterlibatan pihak wilayah, terutama dalam hal rekrutmen jukir resmi.

“Salah satu syarat yang penting adalah juru parkir harus berdomisili di wilayah setempat sehingga pemberdayaan masyarakat lokal dapat lebih maksimal,” kata Andi Zulfadli.

Ia memetakan beberapa titik di wilayahnya yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi namun rawan jukir liar, di antaranya:

1. Jalan Rappocini Raya
2. Jalan Hertasning
3. Jalan Aeropala
4. Jalan Andi Djemma

Untuk memperketat pengawasan, pihak kecamatan dan kelurahan kini memanfaatkan laporan dari masyarakat yang masuk melalui kanal digital.

“Kami juga telah mengetahui adanya berbagai aduan masyarakat yang masuk melalui layanan pengaduan WhatsApp Lontara+, sehingga pengawasan akan semakin diperkuat,” pungkasnya.

Melalui gerakan terpadu ini, Perumda Parkir Makassar Raya berharap seluruh pihak memiliki kesamaan persepsi demi mewujudkan sistem perparkiran yang tertib, legal, nyaman bagi warga, dan memberikan kontribusi optimal bagi PAD Kota Makassar.

(Adv)

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |