Makassartoday.com, Makassar — Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena tidak memperoleh kuota di sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Melalui program yang diinisiasi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Pemkot Makassar resmi menggandeng puluhan sekolah swasta untuk menampung para peserta didik yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri secara gratis.
Dari 67 sekolah swasta yang disiapkan untuk bekerja sama, saat ini sebanyak 55 SMP swasta telah resmi bergabung dalam program sekolah gratis tersebut. Seluruh biaya pendidikan siswa yang dialihkan ke sekolah-sekolah ini akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemkot Makassar.
”Tahun 2026 ini, Pemkot Makassar menggandeng puluhan sekolah swasta sebagai mitra. Seluruh biaya pendidikan siswa yang masuk di sekolah swasta tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar,” ujar Munafri Arifuddin, Senin (29/6/2026).
Menurut mantan CEO PSM tersebut, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghapus stigma perbedaan kualitas antara sekolah negeri dan swasta. Langkah ini juga menjadi strategi jitu untuk mengatasi keterbatasan kuota negeri sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Makassar.
Solusi ‘Blind Spot’ Pendidikan di Makassar
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa skema inovatif ini merupakan langkah konkret untuk mencegah angka putus sekolah. Terlebih bagi wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap sekolah negeri atau blind spot pendidikan.
”Melalui mekanisme pilihan sekolah keempat maupun kelima pada sistem SPMB, peserta didik tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta mitra tanpa dibebani biaya sekolah,” jelas Achi.
Achi menambahkan, jumlah sekolah swasta yang bermitra ini terbilang besar dan siap mengakomodasi lonjakan siswa. Orang tua murid pun diimbau tidak perlu khawatir lagi mengenai mutu pembelajaran di sekolah swasta mitra.
Daftar Lengkap 55 SMP Swasta Gratis di Makassar (SPMB 2026)
Bagi orang tua calon peserta didik, berikut adalah daftar 55 SMP Swasta di Kota Makassar yang biayanya ditanggung penuh oleh Pemkot Makassar berdasarkan wilayah kecamatan:
Kecamatan Biringkanaya & Bontoala
- SMP Buq Atun Mubarakah (Biringkanaya)
- SMP Muhammadiyah 9 (Biringkanaya)
- SMPIT Insan Cendekia (Biringkanaya)
- SMP Sawerigading (Bontoala)
- SMP Ma’rif Makassar (Bontoala)
- SMP Anak Indonesia (Bontoala)
- SMP IRNAS (Bontoala)
- SMP Kristen Kalam Kudus (Bontoala)
- SMP Islam Mesjid Raya (Bontoala)
Kecamatan Makassar & Mamajang
- SMP Tridharma Makassar (Makassar)
- SMP Ittihad (Makassar)
- SMP Muhammadiyah 13 (Makassar)
- SMP Muhammadiyah 14 (Makassar)
- SMP YP PGRI I Kijang (Makassar)
- SMP Kristen Kondo Sapata (Makassar)
- SMP Islam Al-Izhar Cendekia (Makassar)
- SMP YP PGRI 4 Makassar (Mamajang)
- SMP YP PGRI Disamakan (Mamajang)
- SMP LPP UMI (Mamajang)
- SMP YP PGRI 3 (Mamajang)
- SMP Makassar Raya (Mamajang)
Kecamatan Manggala & Mariso
- SMP Kartika (Manggala)
- SMP Nurul Muttahid (Manggala)
- SMP Amanah Nusantara (Manggala)
- SMP Reformasi (Manggala)
- SMP Citra Mulia (Manggala)
- SMP Sanur (Manggala)
- SMP Harapan Bhakti (Manggala)
- SMP Bajiminasa (Mariso)
- SMP Muhammadiyah 5 (Mariso)
Kecamatan Panakkukang & Rappocini
- SMP Tutwuri (Panakkukang)
- SMP Dharma (Panakkukang)
- SMP Maha Putra Tello (Panakkukang)
- SMP Saribuana Makassar (Rappocini)
- SMP Muhammadiyah 12 (Rappocini)
Kecamatan Tallo & Tamalanrea
- SMP Tujuhlima (Tallo)
- SMP Datuk Ribandang (Tallo)
- SMP Islam Cokroaminoto (Tallo)
- SMP Syekh Muhsamman (Tallo)
- SMP Muhammadiyah 10 (Tallo)
- SMP Cokroaminoto (Tallo)
- SMPS Prasetya (Tamalanrea)
- SMPIT Darurrahman (Tamalanrea)
- SMP Laniang (Tamalanrea)
- SMP IT Multazam 45 (Tamalanrea)
Kecamatan Tamalate, Ujung Pandang, Ujung Tanah & Wajo
- SMP Tamalatea Disamakan (Tamalate)
- SMP Yavend Bongaya (Tamalate)
- SMP Bahri Wahid (Tamalate)
- SMPIT Khalifah Islamic School (Tamalate)
- SMP Ki Hajar Dewantara (Ujung Pandang)
- SMP Pundarika (Ujung Pandang)
- SMP Protestan (Ujung Pandang)
- SMP Muhammadiyah 2 (Ujung Tanah)
- SMP DDI Al-Irsyad (Ujung Tanah)
- SMP Trisakti (Wajo)
Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan sekolah swasta dapat mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan di Kota Makassar.


















































