Bukannya Bantu Kendala ATM, Oknum Pegawai Bank Ini Malah Sebut Nasabah ‘Kampungan

17 hours ago 7

Beranda » Viral » Bukannya Bantu Kendala ATM, Oknum Pegawai Bank Ini Malah Sebut Nasabah ‘Kampungan

Viral di Threads, Oknum Relationship Manager Bank Mandiri Minta Maaf Usai Sebut Nasabah Kampungan./Foto: tangkapan layar

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Jakarta — Sebuah unggahan di platform media sosial Threads mendadak viral usai seorang nasabah Bank Mandiri mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya. Nasabah pemilik akun @syauqinamaghfirah mengaku mendapat perlakuan kurang etis dari oknum pegawai perbankan saat meminta bantuan terkait kendala teknis.

Kejadian bermula ketika kartu ATM milik Syauqina mendadak tidak dapat digunakan. Guna mencari solusi, ia memutuskan untuk menghubungi pihak bank dan mengeluhkan masalah tersebut.

Namun, alih-alih memperoleh penanganan yang profesional dan solutif, Syauqina justru menerima ejekan. Seorang oknum karyawan yang berdasar profil LinkedIn menjabat sebagai Relationship Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berinisial LPM diduga melontarkan kata “kampungan” terhadap nasabah tersebut.

Merasa tersinggung atas ucapan yang disampaikannya, Syauqina sempat meminta oknum pegawai tersebut untuk menghapus pesan penghinaan itu secara baik-baik melalui pesan pribadi. Namun, permintaan tersebut awalnya tidak direspons.

Lantaran tidak mendapat iktikad baik, Syauqina lantas membagikan tangkapan layar kejadian itu ke platform Threads.

“Oalah, habis kesel sama Bank Mandiri, bikin utas bukannya pegawai Bank Mandiri bantuin, malah ngatain kampungan. Thanks lho,” tulis akun @syauqinamaghfirah dalam unggahannya.

Unggahan tersebut dalam waktu singkat langsung memicu tanggapan luas dari warganet. Hingga artikel ini ditulis, unggahan itu telah mengumpulkan lebih dari 14 ribu likes dan dibanjiri lebih dari 2.700 komentar netizen yang menyayangkan sikap oknum pegawai bank pelat merah tersebut.

Setelah keluhannya menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, oknum pegawai bersangkutan baru merespons dan menghubungi Syauqina secara pribadi. Dalam tangkapan layar pesan pribadi yang diunggah, oknum tersebut menyampaikan permohonan maaf dan mengaku tindakannya dilakukan secara spontan dan khilaf, sekaligus meminta agar unggahan viral itu diturunkan (take down).

“Mba Syauqina, saya benar-benar minta maaf ke mba atas postingan saya tersebut… saya benar-benar khilaf dan spontan. Saya sadar saya salah dan menyakiti mba,” bunyi pesan permohonan maaf oknum pegawai tersebut.

Meski telah memaafkan secara pribadi, Syauqina secara tegas menolak permintaan untuk menghapus (take down) unggahan viral tersebut dari Threads.

Ia menyayangkan dan mempertanyakan responsitas serta etika pelayanan pelanggan yang baru bergerak cepat dan meminta maaf setelah sebuah permasalahan menjadi konsumsi publik dan viral di media sosial.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |